Seoul Song Exo Version [2/2]

Title                 :  Seoul Song Exo Version [2/2]

Author                        : Park hana

Cast                :  All member Exo (K+M)

Genre             :  Comedy Absurd, Shonen Ai

Length           :  Twoshoot

Rating                        : G

Setelah kemarin KaiDO, TaoRis dan  Baekyeol nah part sekarang HunHan, Xiu chen dan Lay.

Cerita ini terinspirasi dari MV Seoul Song Super junior Feat SNSD ^^ tapi ini versi Exo dan yang main semua member EXO.  Dan entah kenapa ini jadi absurd (_ _”)a dan kalau pengen lebih menghayati  (?)cerita ini jadi dianjurkan untuk menonton MV Seoul Song tapi kalau gak juga gak apa-apa.

Mianhe untuk semua member Super junior dan Snsd dan  Maaf juga kepada member Exo yang selalu saya nistakan.*Bow bareng D.O

Dan satu lagi Don’t be plagiator Ok, dan hati-hati banyak typo karena saya males ngedit *gubrak

Dan juga aku pernah publish ini jadi kalau ada yang pernah baca  jadi lihat authornya.

Nah inilah daftar peran di MV seoul song dan member Exo versionnya.

Siwon by Kai                                    Taeyeon by Do                     Leeteuk by Suho

Sungmin by Chanyeol       Jesica by baekhyun

Kyu by Kris                            Seohyun  by Tao

Doghae by Sehun               sooyong by Luhan

Shindong  By Xiumin         Sunny by  Chen                  Ryewook by Lay

~~XiuChen~~

Pagi ini Xiumin sang ibu guru yang sangat cute mengajak anak-anak muridnya berjalan-jalan “Apakah kalian senang kita jalan-jalan?” tanya Xiumin kepada murid-muridnya yang berumur sekitar 5 sampai 6 tahun.

Tanggapan yang diberikan berbeda-beda mulai dari ada anak yang senang. Ada anak yang biasa saja sampai ada anak yang kesal karena dia lupa memakai sanblok.==”

Xiumin senang karena dari tadi anak-anak muridnya selalu tersenyum riang “Ah tidak biasanya mereka sebahagia ini saat aku ajak keluar kelas” batin Xiumin yang mulai curiga tapi dia menepis semua kecurigaanya itu.

Tiba-tiba saat xiumin dan rombongan muridnya sedang berjalan-jalan ada seorang polisi yang dari tadi terus memperhatikan  dan mengikuti rombongan Xiumin dan anak-anak muridnya. Tapi Xiumin hanya membiarkannya karena menurut dia suudzon atau berprasangka buruk pada orang itu tidak baik*so bijak yah.

Karena terus diikuti xiuminpun akhirnya menghentikan jalannya “anak-anak stop sebentar yah” ucap xiumin kemudian dia menghampiri polisi itu.

Xiumin sekarang sudah berada didepan polisi tersebut dan dia menatap polisi tersebut “Chen” kata xiumin saat membaca nametag di baju polisi tersebut.

Chen hanya senyum-senyum gak jelas saat xiumin memanggil namanya dan muncul pergolakan batin dihati hati xiumin “nih polisi gila gitu yah senyum senyum sendiri ikh emang sih ganteng tapi dia bukan tipe aku” batin Xiumin dan kini xiumin melipat tngannya didada dan menatap Chen tajam “Pak plis deh yah ngapain sih ngikutin kita?” tanya xiumin to the point.

“Anu itu anu itu emh anu saya Cuma mau bilang anu saya….” Chen terus saja berbicara rancu membuat xiumin menatapnya takut.

“maaf pak bapak gak sopan ngomong-ngomong anu bapak didepan saya, bapak maniak ya?” xiumin kini menutup bagian dadanya menggunakan tangannya dan menunjukan ekspresi was was pada Chen, Dan Chen hanya melongo mendengar perkataan xiumin barusan.

“Maaf banget nih yah tapi saya gak lagi gak ngebicaraain anu saya, saya Cuma mau bilng itu aduh gimana ya bilangnya? Chen sekrang mengusap tenguknya karenakebingungan.

Xiumin semakin penasaran dibuatnya “bilang aja deh pak kalau bapak mau kenalan sama saya” dengan percaya dirinya xiumin mengatakan hal barusan dan berhasil membuat  Chen menganga sangat lebar.

“Maaf nih yah sekali lagi maaf tapi saya gak ada niat mau kenalan sama jenk tapi saya Cuma mau ngsih tahu, kalau baju jenk bagian belakang sobek.

Mendengar perkataan Chen barusan Xiumin pun kaget dan dengan segera dia memutar lehernya dan melihat bagian belakangnya dan  saat dia berhasil melihat bagian belakangnya dia bisa melihat sebuah lobang berbentuk setrika dibajunya.

Dan sekarang xiumin hanya bisa bingung  apa yang harus dia lakukan sekarang? Apa dia harus menutup wajahnya dulu atau lubang setrika dibajunya dulu.

 

~~Hunhan~~

Pagi-pagi buta Luhan sudah bangun dari tempat tidurnya dan menuju keatap gedung rumah susunya.

Luhan merentangkan kedua tangnnya sambil memejamkan mata dan kemudian dia menarik napas lalu

Bruttttttt~~~

“Ah lega” gumannya karena suatu gas yang walaupun tak beracun tapi bisa berakibat fatal pada seseorang yang menghirupnya, karena orang itu akan segera muntah-muntah setelah menghirup gas dari Luhan tersebut.

Tapi tujuan utama Luhan disana bukanlah untuk sekedar kentut tapi dia ingin berolah raga pagi sambil berlatih menari karena Luhan berencana akan mengikuti Audisi di SM entertainment.

Luhan selalu bercita-cita jadi Grup boyband bahkan dia sering menyanyi “ I wanna be Boyband~~~~~~”tanpa dia sadari tikus-tikus di sekitar Luhan sering sakit kepala karena saking kerasnya nyanyian Luhan.

Luhan mulai menggerakan badannya kekanan kekiri dia sangat bersemangat dia meloncat-loncat dia melingkar-lingkar, dia berjungkir-jungkir bahkan dia sekarang mencoba gaya khayang==”.

Namaun saat serius berlatih tiba-tiba kaki Luhan terkilir dan kini Luhan tersungkur dilantai dan meringis kesakitan, dia menjerit dia menangis dia menahan sakitnya dia berusaha berdiri, namun apa daya tangan tak sampai(?).-__- alay banget deh neh author

“Aku pasti bisa!!!” teriak Luhan semangat hendak berdiri namun tetap gagal, dia mencoba sekali lagi untuk beridiri dan benar saja LUhan bisa berdiri tapi tiba-tiba dia terjatuh kembali dan kini Luhan tampak kecewa dia menunduk meratapi nasibnya yang tak akan bisa mengikuti audisi SM “Hancur sudah hancur hancur hatiku. . “ Luhan mulai menyanyi lagu hancur hatiku milik ol*a.

“Kau tak apa-apa?” tiba-tiba Luhan mendengar sesosok suara kemudian Luhanpun menoleh kearah orang pemilik suara itu, Luhan menoleh dan menunjukan wajahnya.

“Aku baik-baik saj….” Luhan tak meneruskan kata-katanya saat melihat wajah pemilik suara tadi yang ternyata suara Sehun sang pujaan hatinya.

Kini mereka berdua hanya terdiam sambil saling memandang satu sama lain. Dan kini  munculah tiga orang makhluk yang benama TTS(Tao, Thiumin dan Suho) yang sedang menyanyi dan menarikan lagu Twinkle-twinkle milik TaeTiSeo seakan mereka ingin memberikan kesan drama dalam situasi yang dihadapi Luhan sekarang.

Ketiga makhluk tadi terus saja menyanyi dan menari sampai membuat Luhan kesal dan melempar sepatunya kearah tiga makluk itu, dan malang tak dapat ditolak, karena sepatu luhan kini mengenai muka Suho karena Tao dan Thiumin segera lari ketika melihat Luhan membuka sepatunya.

“Maaf mas ada gangguan sedikit” ucap Luhan “Oh tidak apa-apa de” ucap Sehun

Sehun kini menyodorkan tangannya pada Luhan dan dengan senang hati Luhanpun menyambutnya.

“Kamu udah lama diatas sini?” tanya Sehun tiba-tiba dan Luhanpun mengangguk dengan imutnya.

“eh emangnya kenapa?” tanya Luhan dengan masih so imut.

“Gak, Cuma tadi ada bau gak enak banget busuk banget tuh baud an asalnya dari atas sini, karena penasaran tuh bau busuknya naudzubillah deh ampe-ampe aku pengen muntah deh, bau bangke mah kalah sama bau tadi” tutur Sehun panjang lebar sepanjang tubuh keris dan selebar bibir chanyeol.

“Kamu gak nyium apa-apa dari tadi disni? Aku kira tadi kamu pingsan karena nyium bau busuk tadi!!!”

“Bau apa yah ko busuk banget?” Sehun terus saja menyerocos tanpa henti kaya mobil remnya jebol.

“mau tau itu bau apa? Tanya Luhan dan sehunpun mengangguk dengan bersemangat

“Itu Bau kentut gue! ! ! !” jawab Luhan datar lalu pergi meninggalkan Sehun, hati Luhan kini sakit karena dari tadi Sehun hanya membicarakan kentutnya Luhan dan bahkan menghinanya.

~~Lay~~

Seorang pria kini tengan berjalan-jalan menikmati suasana kota seoul yang begitu indah.

Orang yang tak lain bernama Lay it uterus saja berjalan-jalan sampai dia melihat sebuah toko accsesoris, dan Laypun berinisiatif untuk mmasuki toko itu.\

“Selamat datang” kata Sehun sang penjaga toko yang melihat Lay memasuki tokonya. Dan laypun hanya menggut manggut.

Sehun terus saja mengikuti Lay yang sedang melihat-lihat barang dagangannya. “mau beli apa pak?disini barang-banrangnya berkualitas tinggi” Sehunpun terus nyerocos mempromosikan dagangannya pada Lay sampai Lay merasa bosan mendengar ucapan sehun.

“emh ang ini berapa harganya?” tanya Lay sambil memegang sebuah kalung “oh yang “itu 5000 won pak” “Oh kalau 3000 bisa gak?”

“maaf pak gak bisa, itu harga pas” ucap Sehun dan sekarang tamak kekecewaan di wajah Lay. Kemudian Lay kembali melihat-lihat dan sekarang matanya trtuju pada sebuah baju. Laypun menghampiri baju itu lalu menatap Sehun “Oh kalau mau dicoba silahkan” ucap sehun sopan dan lay pun segera mencoba bajunya.

“bagus gak?” tanya lay pada Sehun saat keluar dari ruang coba “Bagus banget pak, bapak ganteng ya ampun bapak jadi bertwinkle-twinkle deh pak” lebay Sehun dankini lay tengah bercermin sambil senyum-senyum gak banget.

“tolong ambilkan kalung yang tadi donk” perintahlay dna Sehunpun dengan segera mengambil kalung yang tadi.

Laypun kemudian memakai kalung yang dibawakan Sehun barusan “Yixing kau sangat tampan” kata Lay bangga><

Lay tiba-tiba melihat sebuah topi yang menurutnya sangat bagus dan dia pun menyuruh sehun mengambilan topi itu lalu memakainya. Lay berputar-putar didepan cermin dan kemudian dia melihat sebuah kaca mata berwarna blink-blink.

“tolog kaca mata itu yah” suruh lay pada Sehun dan kini Sehun mulai merasa kesal pada Lay “nih orang resse banget awas kalau gak jadi beli gue tabok dia” batin sehun.

“Ini pak” sehun menyerahka kaca mata yang baru diambilnya itu.

“OMO” teriak lay histeris dan itu membuat Sehun panik ‘ada apa pak?” tanya Sehun yang khawatir .

“lihat itu dicermin lihat” kata Lay sambil menunjuk-nunjuk cermin dan membuat Sehun menyipitkan atya “nih ornag gila kali yah, gak ada apa-apa dicermin Cuma ada gambar dia sama aku yang emh sedikit lebih ganteng dari dia” batin Sehun yang merasa tak ada yang perlu di kagetkan.

“Kenapa pak? Apa ada yang salah dicerminnya?” tanya Sehun dengan sopan padahal dihatinya dia kesal ma Lay.

“Masa kamu gak lihat sih aku ganteng banget pake kacamata ini, dan kacamata ini membuat kegantengnku meningkat dan aku hanya terpesona melihat pantulaku dicermin karena aku sangat tampan” mendengar ucapan Lay barusan ingin rasanya Sehun melempar sepatu yang dia pakai kemuka Lay saking kesalnya.

“Oh ya tolong foto saya ya” Lay langsung memberikan handphone nya pada sehu dan dia pun segera bergaya ala-ala model yang mebuat Sehun sampai ingn membanting Handphone Lay bahkan kalau bisa membanting orangnya sekalian “sabar dia pelanggan dan tampaknya dia akan beli banyak” batin Sehun.

“Ini pak” sehun kini menyerahkan hp lay ke pemiliknya dan lay tampak puas dengan jeprtan Sehun.

“Wow kamu berbakat jadi fotografer yah” puji Lay dan itu membuat hidung sehun kembang kempis.

“Oh ya aku mau ganti dulu baju” ucap Lay kemudian masuk kembali ke ruang coba.

Setelah memakai bajunya lagi Laypun menyerahkan baju plus aksesoris yang dia pakai tadi pada Sehun.

“Jadi ini semua mau dibungkus pak?” tanya Sehun

“Oh itu kayanya saya gak jadi beli deh, kan saya udah nyoba barusan, kalau gituh makasih yah lain kali saya pasti mampir lagi” Lay pun menepuk bahu sehun kemudian pergi meninggalkan Sehun yang masih mematung karena Shock. Karena ternyata Lay tak membeli barang yang dia coba satupun.

END

Credit: EXO Fanfiction World

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s