Tao yang Tertukar

531289_345619642165952_1257313406_n

Title                 :  Tao yang tertukar

Author             : Park Hana

Cast                 :  Exo-M member

Genre              : Komedy sedikt Absurd

Length             : One Shoot

Rating             :  G

Hai hai aku datang lagi dengan FF absurd yang gak jelas, meng sh ff gak jelas milik aku selalu aneh.hahah pokoknya gak an banyak cincong deh. Silahkan baca sendiri.

Tao Yang tertukar

 

Hening itulah yang terjadi di dorm exo-m saat ini. bukan karena mereka sedang bertapa atau mereka sedang mencari inspirasi untuk menulis FF ==”, Tapi alasan mereka terdiam adalah karena mereka sedang memperhatikan seekor  panda.

Brak!!

Tiba-tiba pria jangkung dengan rambut kuning nan jambul yang tak kalah cetar dengan rambut si tante…. (emh you kno who lah) menggebrak meja dengan sekuat tenaga.

“ini tak masuk akal!” teriaknya dengan mengepal tangannya yang tadi digunakan untuk menggebrak meja, seakan dia ingin menunjukan bahwa dia adalah pria gagah. Padahal sekarang didalam hatinya sedang cenat-cenut karena kesakitan akibat menggebrak meja tadi.

“Benar ini tak masuk akal” tambah seorang pria bantet yang katanya kemabaran Sohee itu atau xiumin.

“Tuhkan hyung aku juga ngerasa ini ganjil banget” ujar Kris lagi smbil menatap Xiumin dengan serius.

“Ya bener, ini ganjil. Padahal tadinya kue aku itu ada genap, tapi karena aku makan satu jadi ganjil deh”

Setelah mendengar ucapan Xiumin tadi Kris hanya bisa memegang dadanya seperti orang yang terkena asma.

Mata Kris kini mulai mengarah lagi pada panda yang sedang asik duduk sembari mengemil bamboo. Dan tanpa diduga kini mata Kris mulai berkaca-kaca melihat sang panda.

“Yang sabar gege” lay yang tak tega melihat Kris bersedih pun mencoba menenangkannya dengan menepuk bahu Kris.

“Makasih yah lay”

“Gege harus bisa menerima kenyataan, gege pasti bisa aku yakin gege bisa. Percaya padaku gege, aku akan selalu mendoakan maknae agar dia beristirahat dengan tenang..”

Mendengar kata-kata Lay yang seakan menggambarkan bahwa Maknae kesayangannya sudah tak ada didunia ini lagi, Kri slangsung memberikan tatapan mautnya, bahkan tatapan Kris lebih menakutkan dari tatapan nyi Kunti.

Lay yang menyadari tatapan membunuh Kris hanya bisa memundurkan langkahnya beberapa langkah karena dia takut terkena semburan naga Kris==”

“Haduh… aada apa ini? ko berisik sih?” kini munculah sesosok pria memakai piyama dengan rambut acak-acakkan bahkan mukanya pun kusut bak kain kusut belum disetrika belum lagi sebuah cairan kental yang berbau menyengat hasil dari kegiatan sleeping beautynya. Siapa lagi kalau bukan sang pemilik suara emas di Exo M atau yang biasa dipanggil Chen-Chen itu.

Kini mata chen yang masih setengah meteng eh maksudnya setengah melek menatap sang panda yang dari tadi asik ngemil memakan bamboo.

Dengan langkah sempoyongan Chen pun menghampiri sang panda dengan senyum senyum gak jelas.

“Huwa unyu nya kaya aku!” ucap Chen sambil menatap kagum sang panda.

“Eh Hyung sekarang peliharaannya panda asli bukan panda jadi-jadian lagi!”

Kris menyipitkan matanya mendengar perkataan Chen barusan “Panda jadi-jadian maksud Loe?” ujar Kris tak mengerti.

“Halah si Hyung masa gak ngerti, kan si Tao tuh panda jadi-jadian Hyung.hahahahahah” tawa Chen kini menggelegar kepenjuru Cina, bahkan suara tertawa Chen yang cetar membahana, sampai terdengar ke bikini Bottom. Spongebob yang sedang memasak kraby pati pun hanya bisa bersembunyi disalam kulkas karena ketakutan pada suara yang tiba-tiba terdengar dan hampir merusak semua hasil karya seni Squidwerd menjadi terpecah belah kedalam ukuran yang kecil sampai tak terlihat lagi aslinya *sumpah ini ngaco sekaligus ngelantur.

Kembali ke dorm exo..

“lu yang gak ngerti, asal lu tahu nih panda yang lu bilang unyu dan gendutnya melebihi kegendutan Xiumin tuh maknae kita si Tao. Tao berubah jadi panda” ujar Kris gak nyante sambil menekankan pada kalimat Tao berubah jadi panda.

Dengan wajah Cengo sekaligus mulut mengaga lebar selebar mata tuan kreb saat lihat uang dan selebar  senyum pepsoden Chanyeol kini Chen teridam saat mendengar kenytaan yang sangat tidak nyata.

“Apahhhhh???” ujar Chen kaget ala di sinetron-sinetron plus dengan background musicnya. Tak lama kemudian Chen mulai menundukan kepalanya dan kini terdengar suara isakan dari mulut Chen.

Kris yang mendengar isakan Chen langsung menghampirinya sedangkan yang lain hanya asik dengan kegiatannya masing-masing. Xiumin sedang asik dengan kue-kuenya, Luhan sedang asik jongkok di pojok sambil smsan dengan sang dongsaeng pujaan hatinya siapa lagi kalau bukan si Thehun, dan lay sekarang sedang bingung ingin melakukan apa.

Kembali ke Chen dan Kris.

Kris pun mengusap kepala Chen dan mata Kris mulai berkaca-kaca sekarang. “Jangan menangis Chenchen aku juga merasakan apa yang kau rasakan, sakit disini sakit” ucap Kris sambil memukuli dadanya sendiri.

“Aku gak tahan Hyung, ternyata selama ini dugaanku benar, ternyata Tao itu renkarnasi dari  panda dikungfu panda. Pantas saja dia bisa kungfu hiks hiks hiks”.

Setelah mendengar perkataan Chen, Kris mulai murka karena saat ini dia sedang benar-benar terluka tapi tak ada satupun yang bisa mengerti dirinya. Dia benar-benar merasa seoerti butiran dubu eh maaf debu maksudnya maklum saya istri onew jadi ingatnya dubu *gak penting abaikan saja*

Dengan aura gelap nan mendung serta diselimuti awan kegelapan, Kris pun melangkah menuju sang panda dan dia pun menatap nanar sang panda yang masih asik ngemil bamboo.

“Tao kenapa kamu jadi gini? Apa benar ini kamu?” Karena tak kuasa menahan air matanya Kris pun menangis tersedu-sedu.

“Sabar Kris semua sudah takdir!” ujar Xiumin yang tiba-tiba menghampirinya. “Biar kamu tak sedih lagi, mending kamu makan aja Kris” saran Xiumin sambil menyodorkan beberpa roti yang dia punya.

“Buat kamu aku kasih satu deh, biar kamu gak sedih lagi. Aku baik kan. Siapa bilang orang gendut itu pelit sama makanan? Buktinya aku udah gendut, unyu, baik hati lagi…”

“sudahlah Hyung aku tak napsu makan!” ucap Kris lesu.

“Gege, yang sabar yah” tambah Lay sambil nyerobot kue yang ada ditangan xiumin yang tadinya untuk Kris.

“emang kejadiannya gimana si Tao bisa berubah kaya power ranger aja!” tanya Chen penasaran.

Kini semua mata tertuju pada seseorang yang sedari tadi sedang jongkok dipojokan sambil smsan, siapa lagi kalau bukan Luhan. Menyadari tatapan semua orang disana yang tertuju padanya, Luhanpun merasa risih.

“Apa? aku tahu aku ganteng tapi gak usah terpesona gitu juga kali!” narsis Luhan dan akhirnya dia mendapan sebuah hadiah yang berupa lemparan celana boxer punya Lay.

“Yeah strike! Huh” teriak Lay senang, sedangkan Luhan hanya bisa diam karena kaget akibat lemparan boxer milik lay barusan.

***

Kini semua member exo m plus si panda yang masih ngemil bamboo berkumpul membentuk sebuah meja bundar. Niat mereka adalah untuk mendengarkan cerita Luhan tentang rincian kejadian naas yang membuat Tao berubah jadi makhluk gendut pemakan bamboo tersebut.

“emh.. jadi gini yah!” ucap Luhan dan kini semua orang serius memperhatikannya kecuali si panda yang masih asik ngemil bamboo.

“Emh jadi mau tahu ajah atau mau tahu banget?” tanya Luhan ala-ala anak-anak alay.

Pletak!!!

Sebuah jitakan yang berkekuatan 3 mega ritcher *gini bukan nulisnya?*  mendarat mulut bin sempurna di kepala Luhan namun efeknya tidak membuat geger otak, hanya sedikit membuat kepala Luhan benjol sebesar bola pingpong. Dan jika dalam 3 hari benjolan mulai berubah bentuk jadi sebesar bola basket, maka dianjurkan segera hubungi dokter terdekat.

“Lama banget cepetan napa?” ucap Lay tak sabar

“Ye ye nih ya aku mulai ceritanya!”

“jadi gini…”

“gimana?” potong Chen yang membuat Luhan memberikan death glare pada Chen.

“Berisik deh, dengerin dulu baru ngomong, jadi lupa deh tadi baru sampe mana!” kesal Luhan karena potongan dipotong Chen.

“Baru sampe gini!” ucap Xiumin mengingatkan. “Oh iya ane lupha! Ok deh ayo kita mulai”

“Jadi gini, kan tadi aku ma Tao pergi jalan-jalan ke mall gituh. Karena katanya Tao pengen nonton pertunjukan panda yang katanya mau ngecover  dance snsd gee. Nah karena gege Kris susah dibangunin jadi Tao ngajak aku”

“terus terus”

“Eh Lu rese ya Chen udah aku bilang jangan potong-potong ucapan gue, gue pites juga leo nanti” kesal Luah

“Maaf kakak” ujar Chen dengan berlinang air mata serta ingus plus liur.*plak

“baru sampe mana tadi, aku lupa!” tanya Luhan yang ternyata Luhan jadi pikun ngikutin langkah Lay.

“Baru nyampe bilang Kris gege kebo” celetuk Lay dan kini suatu aura kegelapan dari mata Kris tampak menatap tajam Lay yang mengatakannya kebo.

“Idih aku gak bilang kris kebo, kan tadi aku bilang kris susah dibangunin jadi Tao ngajak aku”

“Tuh inget!” ucap Kris, Lay, Xiumin dan Chen bersamaan.

“Yaudahlah gak usah dibahas, aku Cuma mau ngetes kalian aja ko” ujar Luhan sambil cngengesan. Dan sekali lagi dai mendapat jitakan dikepalanya tapi sekarang jitakannya bukan hanya dari kris, melainkand ari semua orang yang ada disna, yah kecuali si panda yang sampai sekrang masih asik ngemil bamboo.

“Haishhh kalian tega banget, sakit tau” protes Luhan seraya mengusap-ngusap kepalanya yang cenat cenut bak tertimpa badan Xiumin ==”

“aku gak mau terusin” Luhan pun ngambek atau dengan kata lain dia merajuk dan kata ahmad dani bila istri tua merajuk balik kerumah istri muda, bila dua dua merajuk? Aku kawin tiga. *plak malikplak plak lka plak

Saat Luhan hendak pergi tiba-tiba Kris dan Xiumin menghadanganya “Mau keman kau Luhan?” ucap mereka berdua. Dan alhasil Luhan kalah telak karena tidak mungkin dia bisa melewati pagar betis milik Kris yang tinggi membentang serta Xiumin yang sangat  berat *plak

Dengan wajah lesu Luhan pun kembali duduk di tempat yang tadi dan mau tak mau, suka tak suka diapun mulai melanjutkan ceritanya.

“Jadi gini tadi ketika aku sama Tao selesei  dan hendak pulang, Tao tiba-tiba pengen pipis. Dan mau tak mau ingin tak ingin sudi tak sudi. Akupun mengantarkan Tao ke toilet . dank arena Tao bilang dia udah gede jadi aku disuruh tunggu diluar. Nh pas aku nunggu yah tiba-tiba Hp aku bunyi, dan saat aku lihat ternyata itu dari sehun. Aku langsung aja angkat dong secara gitu yah kita kan Hunhan couple jadi kita harus mempertahankan eksistensi kita sebagai Hunhan couple”

Tiba-tiba Luhan menghentikan ceritanya dan membuat semua orang menyipitkan matanya.”Kenapa berhenti ceritanya?” protes Chen.

“tenggorokan aku kering!”

“Terus?” ucap Kris, Lay, Xiu dan Chen kompak

“Minum” ucap Luhan dengan menunjukan ekspersi so imut plus mata kedip-kedip dan lidah melet-melet.

Semua mata Kini tertuju pada Chen sedangkan Chen hanya bisa menatap balik dengan tatapan polos tanpa dosa.

“Wae?”

Semua nya kini memberikan kode pada Chen agar dia mengambilkan minum untuk luhan dan dengan pasrah Chen pun pergi kedapur membawa segalon air minum untuk Luhan.

Mata semua orang kini melebar melihat gallon air yang Chen bawa. “Chen, kan kita nyuruh air bukan galon!”

“Eoh ini buat cadangan aja! Siapa tahu yang lain juga haus” ujar Chen dengan senyum lebar selebar mata memandang.

Setelah meminum air dan tenggorokkanya berasa tak kering lagi, Luhan pun melanjutkan ceritanya.

“Jadi gini, saat aku nelepon eh teleponnya tiba-tiba mati gituh, aku panik dong. Jadi aku putusin buat nyari sinyal gituh. Mungkin karena di toilet jadi gada sinyal kali yah. Karena tiap kali ditoilet sinyal tuh suka jelek. Kalian suka gituh gak?” ujar Luhan yang tiba-tiba merubah pembicaraan menjadi bertema toilet.

“Ah iya tuh aku juga kalau ditoilet sinyalnya suka jadi menghilang bagaikan ditelan lubang air ditoilet. Haduh aku kira Cuma aku doang yang ngerasa” kini Lay ikut nimbrung ngebahas toilet.

‘Ih ko sama, kalau malem-malem aku lapar yah. Aku mau pesen makanan lewat telepon gituh. Tapi ka nada manajer Hyung, jadi aku takut nah toiletlah yang selalu jadi tempat pelarian aku untuk menelepon”

“Tuh kan sinyalnya hilangkan ditoilet?” tanya Luhan

“yah gitu deh, tapi maslah paling utamanya nya bukan sinyal sih”

“Lalu apa?” ucap Luhan dan Lay kompak

“Aku kan gak bisa bahasa cina jadi aku suka gak jadi neleponnya”

Luhan dan Lay hanya bisa saling menatap sambil menggeleng-gelngkan kepala mereka karena xiumin.

“Yaelah ngapa jadi ngomongin toilet ini? Tao gimana Tao?” ucap Kris gak nyante karena  perubahan tema, dari tao ke toilet.

“Oh iya lupa” ucap Luhan, Lay dan Xiu bebarengan seraya menepok jidat mereka masing-masing.

Kini setelah beberapa detik berlalu Luhan pun melanjutkan ceritanya seperti dora yang melanjutkan perjalannya dalam mencari temannya butt yang hilang diculik sweaper.

“saat aku kembali ke toilet akibat sinyal aku yang gak ada terus, tiba-tiba aku melihat Tao sudah tidak ada disana. Dan yang ada disana adalah …”

“adalah….?” Ulang Chen, Kris, lay dan xiu kompak.

“Panda itu!!!” ucap Luhan seraya menunjuk panda yang sedang asik mengemil bamboonya. Dan menyadari dia senag ditatap oleh beberpa orang manusia panda itu pun hanya menunjukan wajah polos tak berdosanya. Seakan mengatakn ada apa ini ngeliatin aku?.

Brak!!!!!

Tiba-tiba suara pintu disobrak terdengar

“Luhan Hyung!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriakan seseroang yang mempunyai suara yang begitu familiar ditelinga orang-orang yang ada diruangan sana.

Semua mata kini menatap seraya melotot kearah orang yang baru datang itu.

“Tao~~~~~~~~~~~~~~” teriak semua orang yang ada disna.

“Luhan hyung tega banget ikh  ninggalin aku dimall sendirian hiks hiks hiks” Tao kini menangis dihadapan semua orang dan tanpa basa basi Kris pun langsung memeluk Tao.

‘Tao kamu kemana saja, aku kira aku akan kehilangan kamu selamanya” ucap kris sambil berlinang air mata.

“Iya hyung aku juga gituh aku kira aku gak akan ketemu kalian lagi!” ucap Tao. Dan kini semua member exo m pun mengerubungi Tao dan Kris lalu berpelukan.

“Permisi pak, saya pamit dulu” karena keasikan bereuni ria sampai-sampai mereka lupa pada seseorang yang datang bersama tao.

“Oh pak Polisi makasih ya udah mau nganterian aku!” ucap Tao yang setelah mendengar suara orang yang mengantaranya yang adalah seorang polisi itu.

“Oh sama-sama ya dek Tao” sahut sang polisi.

Setelah pak polisi pergi, kini Tao tengah dikerubungi hyung-hyungnya seperti gula dikerubungi semut. Mereka benar-benar ingin Tahu bagaimana bisa Tao diantar oleh pak Polisi.

“Jadi gini ceritanya, karena pas aku keluar toilet Luhan gege gada, jadi aja aku nyari dia.  Terus tuh mall kan rame banget ya. nah beberapa orang mengenali penyamaranku dan mereka tuh tahu gituh aku adalah seorang Tao Exo-M. jadi aja aku bikin fanmeet dadakan disana, eh aku kira tuh ya orangnya Cuma belasan gituh tapi ternyata Ratusan*ala-ala iklan gitu bilang ratusannya*.

Sementara Tao bercerita, semua hyungnya hanya bisa manggut-manggut gaje sambil denger ceritanya.

“Terus kenapa kamu bisa pulang ma Polisi?” bingung Chen yang emang dari awal udah penasaran kenapa hal ini bisa terjadi.

“Aku lanjutin yah ceritanya… nah pas udah selesai fanmeet dadakan itu aku nyoba nyari Luhan hyung lagi. Aku nyri keseluruh penjuru mall dan aku gak  nemu dia aja”

“Iya maaf ya maknae, kan waktu itu Sehun  nelepon gituh nyuruh aku nelepon dia karena pulsa dia habis. terus sinyalnya putus nyambung putus nyambung juga kaya lagu. Eh pas inyal udah banyak, malah pulsa aku yang abis , jadi aja aku pergi beli pulsa dulu”

“Emh pantesan!” ucap member exo kompakan minus Luhan dengan sang panda yang ternyata masih disana dan masih ngemil bamboonya.

“Eh eh terus cerita kamu bisa ama pak polisi gimana?” Chen bener-bener gak sabar dan penasaran karena dari tadi ceritanya gak nyampe sana aja.

“Oh itu iya nih aku kan nyari Luhan Hyung keseluruh penjuru mall, dan karena mall itu gede banget plus pas aku lihat ternyata sebelum masuk toilet, aku titipin dompet aku ma Luhan gege jadi aku tak punya uang sepeserpun”

“Kamu bisa ma polisi gimana ceritanya?” keukeuh Chen yang dari tadi udah gak sabaran.

“Sabar dulu napa sih Hyung gak sabaran banget sih ini juga mau nyerita” semprot Tao pada Chen.

“Ayo teruskan aja makanae” pinta Kris sambil membekap mulut Chen. *poor Chen

“Jadi gini yak arena aku gak punya uang seperpun aku putusin untuk nyari kantor polisi. Aku bikin laporan bahwa aku nyasar, ceritanya biar dianterin pulang gratis gituh ma polisi kan aku gak punya uang gituh dan apa kalian tahu kalau dari mall itu kekantorpolisi, butuh waktu 10 menit naik taksi, 15 menit naik bis dan setengah jam jalan kaki. Aku udah kaya dora aja yang lagi nyari alamat gituh. Mana gada peta lagi untung aja aku gak nyasar dan gak ada penculik gituh”.

“Ko kamu kekantor polisi? Kan kamu bisa pulang naik taksi!” ucap Xiumin yang akhirnya mengeluarkan suaranya.

“Kan aku udah bilang aku gak punya uang hyung. Hyung gak ngerti yah? Kan naik taksi itu pake uang bukan pake daun atau plastik” balas Tao dengan sengit.

“Kan bisa kali yah kamu naik taksi terus, pas udah nyampe sini kamu bayar. Gituh aja ko repot” Kini Lay ikut menyuarakan pendapatnya dan setelah mendengar ucapan Lay, Tao pun menepok jidatnya “Oh iya yah lupa” ujar Tao sambil cengengesan.

Saat sedang cengngesan ujung ekor mata Tao melirik ada sebuh makluk yang sedari tadi sedang asik dengan dunianya sendiri.sang panda yang merasa ada seseorang yang menatapnyapun kini menghentikan kegiatannya ngemil bamboo, karena entah kenapa auranya berubah jadi dingin sekarang.

“O oow” ujar sang panda dengan suara bass yang tak kalah menggelegar dengan suara bass Chanyeol.

Seketika itu juga Tao langsung berjalan menghapiri sang panda yang sedari tadi merasakan sesuatu hal yang tak enak. Setelah berada tepat didepan sang panda dengan tatapan seperti mengintimidasi sampai membuat si panda salah tingkah.

“Omo inkan panda yang tadi ngecoverin lagu Snsd sanbae” ujar Tao dan kini ekspresi wajahnya burubah 180 derajat menjadi berbinar dan matanya pun kini menjadi bling-bling mengalahkan kebling-blingan Jonghyun Shinee. *plak

Tao langsung memluk sang panda, dan kini Tao pun mulai berbicara dengan sang panda menggunakan bahasa panda==” *emang ada?

Semua hyung-hyungnya hanya bisa menatap Tao dengan wajah aneh bin pusing, karena mereka tak menyangka bahwa selama ini Tao bisa berbicara bahasa panda.

“Ah aku ngantuk” ujar Chen yang mulai menguap lagi dan dengan segera menuju kamarnya.

“Uh aku juga mau beli makan dulu akh perut aku lapar” kini Xiumin pun ikut pergi.

“Aku juga males nonton pemandangan reuni keluarga kaya gini, mendingan aku nelepon sehun lagi.” Luhan pun kini ikut pergi dan sekarang yang tersisa tinggal Kris dan Lay yang tengah saling menatap satu sama lain.

“Hai gege?” ujar Lay

Kris bukannya menjawab tapi dia melah mendorong wajah lay dan berlalu pergi.

Dan setelah Lay pergi, kini kebingungan melanda Lay yang memang dari tadi bingung harus melakukan apa.

karena authornya bingung jadi aku cukupkan sekian ceritanya :D

 END

Credit: EXO Fanfiction World

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s