Ketika Member EXO Terusir (Part 2)

Author             : R.Rains (Kim Ah Ra)

Main Cast        : EXO K (EXO M part 3 ya) and SHINee

Genre               : Fantasy (gagal), Comedy (gak yakin), Brothership (???)

Length              : Chapter

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Di tepi sungai Han!

Kai kembali melihat bayanganan dirinya yang sedang sedih.

“Mengapa kau sedih?” tanya Kai pada bayangannya sendiri. Gawat, Kai mulai gila saudara!!!

“Karena kau menenggelamkan aku dalam air,” jawab bayangan Kai.

Kai hanya mengernyitkan dahi karena sama sekali tidak mengerti dengan jawaban bayangannya sendiri.

“AAAAAAAA” tiba-tiba dia berteriak ketakutan karena baru dia sadari bayangannya bisa menjawab.

“Kai, kau kah itu? Sedang apa kau di sini?”

Kai melihat pemilik suara itu. Kemudian dia tersenyum melihat seseorang dengan wajah yang begitu cantik.

“Teamin hyung!” teriak Kai senang.

““““““““““““““““R.R“““““““““““““““““““““““““““““`

SHINee’s dorm

“Woy, lantainya kurang bersih!!!!” teriak Jonghyun entah sudah untuk keberapa kalinya. Dari tadi dia berteriak kesal karena ‘seseorang’ di depannya terus saja tidak becus melakukan berbagai hal.

“Kau ini bisanya apa? Nyuci enggak bisa, nyapu nggak becus, ngepel apalagi.”

‘Seseorang’ di depan namja bersuara dewa itu hanya menunduk, sepertinya dia benar-benar sedih dikatai seperti itu.

“Mian hyung.” Hanya kata itu yang bisa dia katakan.

Syuuttt! Bukkkk!!!

“Adawwwwww, appOOOOO!!!” jerit Onew yang tiba-tiba jatuh terpeleset. “Aigooo, mengapa lantainya basah begini? Taetem ngompol lagi???”

Pletakkk!!!

“Kau ini jangan menyumbar aib si kecil Tetem saat ada orang luar *ngelirik Kai*, lagian itu balasan untuk orang yang suka mencuri makanan,” kata Diva Almighty.

“Aish, kau ini pelit sekali, aku hanya mengambil ayam satu kau sudah cuap-cuap tak tentu. Aku en-neg ngeliat dirimu,” ujar Onew dengan ke-sangtaen-nya.

“Mwoya? BAEKlah, oKAIlah, MULAI HARI INI AKU TIDAK MAU MASAK AYAM LAGI UNTUKMU.”

“up-to-you, aku masih bisa beli weeek” bales Onew sambil melet-melet.

Dan Onew pun langsung pergi dari ruangan itu karena merasa hawa gelap sudah menyelimuti ruang dan waktu (?).

“Key gwaenchanayo?” tanya Jonghyun yang sama sekali tidak paham situasi.

“BAIK-BAIK BAGAIMANA HUH, NGGAK USAH SOK PEDULI!”

Dan Key pun langsung berhambur ke kamarnya meninggalkan Jonghyun yang tertohok.

“Hyung,” panggil Kai lirih, rada kasian sama Jonghyun.

“Apa kamu? Suka ngeliat aku dibentak gitu, suka?” sembur Jonghyun. “Ini semua gara-gara kamu. Coba kalau kamu ngepelnya bener, pasti Onew hyung nggak bakalan kepleset dan nggak ketahuan mencuri ayam sama Key.”

Setelah puas melampiaskan kekesalan pada Kai, doi pun melongos pergi juga. Kai menunduk sedih, lagi. Sudah seminggu dia nebeng di dorm SHINee dan sudah seminggu pulalah dia diperlakukan seperti pembantu seperti itu.

‘Hiks, apa salahku Ya Tuhan? Mengapa hidupku jadi seperti anak tiri? Mengapa semua menyia-nyiakan aku. Apabila nanti aku pergi dari dunia ini, adakah orang yang akan kehilangan?’ batin namja malang itu.

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Kryuuueeeeekk, kryuuuuuuk!!! #Bunyi apa tuh?#

Kai memegangi perutnya yang lapar. Sudah sejak tadi malam dia tidak makan. Bukan karena diet, tetapi karena jatah makannya jatuh kesenggol Minho. Dan parahnya, tak ada yang memberi lampu hijau agar Kai mengambil nasi lagi.

Mereka menganggap Kai adalah beban dan keberadaan Kai hanya mengganggu saja, tetapi tidak mungkin mereka mengusir Kai demi si kecil Taemin. Mereka (Onew-Jonghyun-Key-Minho) menyusun rencana agar Kai yang memutuskan untuk pergi sendiri lewat sikap mereka yang semena-mena, tentunya tanpa ketahuan Taemin. Tapi ya itu, Kai-nya sama sekali gak peka -_- dan bertahan dalam penderitaan.

“Mulai sekarang, kau harus memberesi kamarku, memijatku, menyetrika semua bajuku, mengelap semua keringatku, memujaku dan mencintaiku *loh, abaikan 3 perintah terakhir Minho*. Dan ingat, jangan pernah katakan hal ini pada Taetem. Arra?” titah Minho pada Kai.

Taemin memang sedang darmawisata sejak beberapa hari yang lalu dan perkiraan baru pulang lusa depan.

Kai mengangguk pasrah “Ne, hyung.”

Tetapi, baru melangkah sebentar, kepalanya sudah pusing. Rasa laparnya sudah naik hingga stadium 3. Sebenarnya dia bisa saja menggunakan kekuatannya untuk pergi mencari makan, tetapi pergi kemana? Dan juga apa dia memang benar bisa sampai ke tempat tujuan jika badannya tak bisa untuk berkonsentrasi.

‘Aigo, aku berasa ingin mati,’ batin Kai #Jangan donk#

Kai dengan susah payah berjalan menuju kamar Minho dan terkejut melihat pemandangan mengerikan di dalamnya.

‘Ini kamar apa sarang tikus?’ batin Kai miris. ‘Eh, tapi sarang tikus juga gak separah ini, sarang Suho hyung misalnya.’ *Masih geli ketika D.O mengatakan Suho like a rad.*

Tapi, mau tidak mau, dia harus memberesi kamar mengerikan itu dengan keikhlasan hati yang perlu dipertanyakan. Padahal yang biasanya rapi-rapi kamar di dorm mereka kan eomma EXO-K alias D.O, mungkin ini karma untuk Kai karena bagiannya dulu hanya memberantaki kamar.

Ketika tiba saatnya dia memberesi tempat tidur, tiba-tiba dia menemukan sebuah buku agenda di bawah bantal. Kai mengernyit, bagaimana tidak? Seorang Choi Minho mempunyai buku bersampul Barbie dengan background pink pula, ternyata Minho punya sisi feminim juga. ^^

Karena benar-benar penasaran Kai pun membuka buku yang ‘menggoda’ itu.

Dia tersentak kaget begitu tahu buka apa itu, sebuah buku dengan judul “Daftar Koleksi”

Di dalamnya terpajang foto beberapa artis Korea seperti Yuri, Krystal, Suzy dan cewek cantik lainnya. Dia makin terkejut ketika menemukan halaman ‘TARGET SELANJUTNYA’

‘Choi Sulli’

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Ting! Tong!

“Siapa tuh?” seru Onew yang kini udah balik lagi.

“Dah sono dibuka!” seru Key yang masih sensi.

Onew pun segera membuka pintu dan terkejut melihat tamunya.

“TAETEM KAU SUDAH PULANG. . …… BOGOSHIPTA!!!” teriak Onew agar member lain pada tahu.

Key dan Minho menyemburkan minuman mereka hingga mengenai wajah Jonghyun. Tapi Jonghyun tak langsung marah karena ada hal yang lebih penting.

“Cepat urusi anak itu, sedang aku menemui Taemin,” perintah Key.

Jonghyun dan Minho pun langsung menuju ke kamar Minho untuk menemui Kai.

“Wah, anak eomma sudah balik. Bukannya harusnya besok lusa?” ujar Key menyambut Taemin.

“ Eomma tidak suka aku pulang lebih awal? Ya udah aku pergi lagi ajah” kata Taemin pura-pura ngambek.

Taemin berbalik dan beranjak pergi. Dan dia bingung kok gak ada yang mencegahnya pergi sih?

“ Ya! Hyungdeul beneran ingin aku pergi lagi huh?”

Key dan Onew ngakak.

“ Tentu saja tidak. Bagaimana liburanmu? Pasti menyenangkan,” kata Key sambil menepuk-nepuk pipi Taemin.

Taemin pun kembali tersenyum.

“Tentu saja Eomma. Lihat aku bawa banyak oleh-oleh untuk kalian,” kata Taemin girang sambil menunjukkan banyak bungkusan di lantai.

“Aaaa, kau memang baik sekali,” kata Onew senang. “Ada a–”

“Ne, tentu saja ada ayam spesial untukmu hyung.”

“Jinjjayo, saranghae Minnie~~~~” seru Onew langsung memeriksa bungkus makanan yang dimaksud.

“Kai mana? Aku juga membeli sesuatu untuknya.”

Key dan Onew mengernyit, “Tentu saja dia di dalam.”

Kemudian Kai datang dengan dikawal Minho dan Jonghyun bak putri eh, putra mahkota. *Padahal tawanan perang -_-*

“Ada apa hyung? Kau mencariku?” tanya Kai dengan wajah dibuat seriang mungkin.

“Kau sakit Kai, kau pucat sekali?” ucap Taemin terlihat khawatir sambil mengecek dahi Kai.

“Aku tidak apa-apa. Jangan berlebihan hyung.”

“Benar, dia kan kami urus dengan baik. Kai memang anak manis. Kami senang dia betah di sini,” seru Key diikuti senyuman palsu semua member SHINee. *inget ya, aku bukan antis*

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Di dorm EXO-K

“Wuing-wuing, target sudah ditemukan, wuing-wuing wuing, tembak!!!!”

Duer!!!

“Kyaaaa! Apa yang kau lakukan Sehunnie?” teriak Baekhyun kesal sambil meratapi pesawat mainannya yang mengenaskan.

“Mian hyung, tapi memang begitukan permainannya, jangan pasang wajah mau nangis gitu deh, pukpuk!!!” kata Sehun sambil nepuk-nepuk punggung Baekhyun.

“Arrrrghhh! Aku tidak mau main ini,” katanya sambil melempar pesawatnya. “Ada ngga sih permainan yang lebih dewasa sedikit?”

Tiba-tiba Chanyeol datang dengan mempertontonkan satu set giginya. Bayangin coba, hehe ^^

“ Kau kenapa, hyung?” tanya D.O rada ngeri.

Masih dengan tersenyum gaje dia memperlihatkan apa yang dia bawa.

“ Kya!!! Kita sudah lama tidak memainkannya,” kata Sehun lonjak-lonjak dan langsung menyerbu salah satu barang dari kardus besar yang dibawa Happy virus.

“ Bagaimana, jika kita lekas bermain?” tawar Chanyeol.

Baekhyun, Sehun dan Suho yang entah tiba-tiba ikutan ngumpul mengangguk.

“Ya!!! Aku tidak mau, masa aku jadi D.O-Noo,” seru D.O langsung merengut.

Semua tertawa, memang itulah perannya di drama EXOtubbies, D.O menggantikan peran Noo-Noo si gajah vacum cleaner.

“Sudahlah terima saja nasibmu, kau kan memang paling cocok dapat peran itu, Hehe,” ejek Suho yang semakin membuat D.O kesal dan mengembungkan pipinya.

“Jangan lakukan itu, Soo-ah, kau jadi terlihat imut, aku jadi tidak tahan,” seru Suho lagi dan langsung kena cubitan D.O.

Member yang lain hanya menggeleng dan tersenyum satu sama lain melihat kelakuan orang tua gadungan mereka.

Dan tibalah Chanyeol membagikan kostum masing-masing.

Kostum Tinky Winky untuknya karena dia lah yang paling tinggi, kostum matahari untuk Suho *ahahah geli sendiri*, Po dengan image imut untuk Sehun, Lala yang ceria dan fresh untuk Baekhyun, Noo-noo untuk D.O dan Dipsy si item untuk . . .

Semua langsung saling tatap.

“Kita kehilangan Kaipsy,” kata Chanyeol lirih.

“Aku baru sadar jika memang ada yang kurang,” ceplos Baekhyun.

“Omoo~~~ kapan terakhir kali kita melihatnya?”

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

 

Dorm SHINee

Kai merasa lega selega-leganya karena akhirnya dangdutan di perutnya sudah selesai karena telah terisi banyak makanan. Akhirnya Taemin pulang juga, dan mungkin untuk selanjutnya nasibnya bakalan lebih baik.

“Kai, aku belikan ini untukmu,” kata Taemin tiba-tiba duduk di sampingnya.

Kai mengernyit dan membuka kotak hadiah dari Taemin.

Shock, itulah yang Kai alami ketika melihat apa yang ada di dalamnya , , , , ,  sebuah cincin berlian.

“Ka-kau mau melamarku apa gimana hyung?” teriak Kai.

Taemin melongo, lalu melihat kotak itu.

“Ahahahaha, maaf aku salah kasih hadiah,” kata Taemin lalu mengambilkan bungkusan yang lain. “ Yang ini, baru untukmu, kau tidak usah panik begitu, hahaha”

Kai menghembuskan nafas lega. Lalu melihat isi kotak itu yang berisi sepasang bros yang sangat indah, dan jangan lupa manly.

“Aku menemukan itu ketika membeli cincin ini. Ada sepasang dan aku langsung mengingat kau. Aku satu dan kau satu,” jelas Taemin sambil mengambil salah satu bros. “Ini adalah lambang semangat, jadi jika kau sedang kelelahan, pegang benda ini, seketika itu kau akan merasakan energi tambahan di samping mengingatku juga, hahahaha.”

Kai tersenyum melihat kelakuan hyungnya. Dia juga mengambil bros itu. “Ada-ada saja kau hyung, but Thanks.”

‘Not bad’ batin Kai.

Tetapi tiba-tiba pikirannya melayang pada cincin tadi, untuk siapakah cincin itu? Bukan cemburu, tentu saja bukan. Tetapi sepengetahuannya Taemin belum mempunyai yeojachingu. Apakah tidak apa-apa jika ia bertanya?

“Hyung…”

“Ehm, waeyo?” tanya Taemin.

“Bolehkah aku bertanya padamu?”

“Tidak boleh,” kata Taemin tegas.

“Ahahha, lihat wajahmu itu, tentu saja boleh.”

Kai sempat kaget tadi.

“Untuk siap . . . .”

“Taemiiiiinnnieeeee!!!”

Pertanyaan Kai harus terhenti karena panggilan Key ahjumma.

“Wae eomma???” teriak Minnie membalas sang eomma.

“Kita berdua dipanggil oleh Paman So Man!!!”

Taemin mendesah, lalu dia pun pamit kepada Kai untuk pergi.

‘Mungkin belum saatnya,’ kata Kai dalam hati.

Selepas kepergian Taemin, tiba-tiba dia merasa aura ruangannya berubah dingin. Dengan memberanikan diri dia menoleh ke belakang.

‘Minho-hyung!’

“ Ya bocah! Apa yang diberikan Taemin untukmu hah? Serahkan padaku!”

Kai menghindar dan menggenggam bros itu erat-erat.

“Ini milikku hyung, memangnya mengapa kau menginginkan ini? Hyungkan pasti juga dikasih.”

Minho melongo.

“Ya, tentu saja. Tetapi tidak couplel-an begitu. Kau ingin merebut Taemin dariku hah? Dia itu coupleku, 2mins, dan tidak akan pernah menjadi KaiTae yang ada Ketek Jonghyun yang bau itu.”

Jonghyun yang mendengar nama+ketheknya disebut langsung menghampiri mereka.

“Ya! Hyung, aku hanya bercanda,” seru Minho begitu melihat aura membunuh untuknya dari Jonghyun.

Kai memanfaatkan momen itu untuk menghindar, tetapi Minho melihatnya.

“Hyung, tahu nggak sih? Masa’ tadi aku melihat Kai mencuri kumpulan CD porn-mu. Eh, lihat dia kabur hyung! Cepat kejar dia!!!” teriak Minho yang ingin memanfaatkan Jonghyun di samping agar terhindar dari hyungnya itu.

“Apa kau bilang??? Dia mencurinya?” sembur Jonghyun pake kuah.

Minho hanya mengangguk sambil mengelap wajah tampannya yang jadi korban keganasan namja bersuara emas itu.

“Awas kau Kai!!!” teriak Jongie

Jonghyun pun bergegas menangkap Kai.

‘Argh, wajahku bisa kena sial, aku harus mandi kembang tujuh rupa dari 3 sumber mata air yang berbeda’ batin Minho #lebe

Kai mau tidak mau akhirnya berlari. Perlu diketahui bahwa dorm SHINee luas dan punya 2 lantai. Kai terus berlari, aura mematikan dari Jonghyun benar-benar mengerikan.

“Aku tidak mencuri DVD-mu hyung, coba kau periksa di kamarmu!!!” teriak Kai ketakutan.

Jonghyun tidak menghiraukan ucapan Kai karena dia ternyata menikmati acara kejar-kejaran ini, ahaha.

Dan pada akhirnya, di situasi inilah Kai, terjebak, jalan buntu!

“Mampus kau Kai,” kata Kai pada dirinya sendiri.

Dia bisa mendengar langkah Jonghyun yang semakin dekat. Panik, benar-benar panik, lalu dengan terpaksa dia menggunakan kekuatannya yang sudah lama tidak dia gunakan. Tapi dia bingung mau pergi kemana dan tiba-tiba . . .*cling*

Ruang Tamu . . .

Kai muncul di ruang tamu SHINee, entah mengapa. Onew dan Minho yang ada di sana terlihat begitu terkejut.

“Ba-bagaimana bisa kau melakukannya?” kata Minho dengan matanya yang makin besar.

Kai tergagap, tidak bisa menjawab dan hanya merutuki dirinya sendiri.

“Teleport. Jadi benar jika member EXO punya kekuatan? Aku pikir itu hanya konsep belaka,” kata Onew tidak percaya.

Tiba-tiba Jonghyun datang dari arah belakang.

“Hap, akhirnya kau tertanggap juga,” kata Jonghyun langsung membekap tubuh Kai. *ini kok Jonghyun tahu kalau Kai ke ruang tamu ya?* Ternyata gegara dia mendengar kehebohan di ruang tamu.

“Tahan dia, jangan sampai dia lari. Aku akan mengambil tali,” seru Minho.

Jonghyun kebingungan tapi dia melakukannya juga, walau harus berlama-lama memeluk tubuh Kai dari belakang.

Kai panik, panik bukan main.

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Dorm EXO K

Mereka berlima sedang mengadakan perundingan meja makan.

“Jadi bagaimana?” tanya Suho kepada anak buahnya.

“Nyatanya dia tidak kembali, mungkin dia sudah benar-benar melupakan kita,” jawab Chanyeol.

D.O hanya terdiam, dia terlihat sedih dan hal itu tertangkap Sehun.

“Tidak bisakah kita mencarinya, setidaknya untuk minta maaf dan . . . . . .mengucapkan selamat tinggal,” ujar Sehun sedih.

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Suasana mencekam terjadi di ruang bawah tanah SHINee, maklum dorm mereka ada di lantai 1, jadi mereka bikin gorong-gorong sendiri *apasih.

Keempat namja itu tengah mengadakan rapat juga, tanpa Taemin tentu saja karena ternyata dia lagi ada proyek sama SMEnt.

“Kalau begitu kita jalankan saja sekarang. Aku yakin ini akan berhasil,” kata Jonghyun.

“Bagaimana dengan Taemin?” sahut Onew.

“Tidak apa, dia akan baik-baik saja. Bagaimana pun juga dia member SHINee, jadi dia harus selalu mendukung kita.”

Semuanya pun mengangguk lalu masuk ke dalam sebuah ruangan yang hanya disinari lampu yang temaram. Di sudut ruangan terlihat seseorang terduduk dengan tali yang mengikat dirinya.

“Ada gunanya juga kau mampir di dorm kami Kai,” kata Key.

“Benar, aku sudah tidak sabar mendapatkan kekuatan cahaya.”

Kai mengernyit, dia tidak mengerti apa maksud dari keempat hyungnya itu.

“Kau bingung??? Ahahahaha….”

Lalu Minho mendekati Kai dan langsung mencari simbol exo yang terukir di punggungnya. Kemudian dengan pisau dia menyayat simbol itu hingga aliran darah warna hitam keluar.

“Ya! Apa yang hyung lakukan?” seru Kai sambil meringis kesakitan, kesakitan yang lebih sakit dari luka teriris. Panas dan perih yang hebat.

“Dengan begini, keberadaanmu aman.”

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Dorm EXO K

D.O langsung terjatuh, punggungnya terasa panas. Begitu juga anggota yang lain.

“Aku merasa tidak enak. Apakah sesuatu terjadi pada Kai?”

Kringggg!!!! *bunyi telepon, hehe*

Chanyeol yang berada paling dekat langsung mengangkat telepon itu.

“Kai kami culik, temui kami di XYZ malam ini, tut. . . tut. . . tut”

Yeol membelalakkan mata.

“Ada apa?” tanya Suho.

“K-Ka-Kaipsy, dia dalam bahaya!”

“Jadi benar Kai kenapa-napa? Hyung, bagaimana ini?” tanya Soo pada guardian.

Suho masih shock, begitu juga Baekhyun, dan Sehun.

“ Katanya kita harus menemui mereka malam ini di XYZ” jelas Yeol lagi.

“Ini semua salahku hyungdeul” kata Sehun menyesal. “Jika saja aku tidak mengusir dia, dia pasti akan selamat,” kata Sehun menyesal.

“ Ya! Ini memang salahmu Hunnie, kau puas sekarang karena Kai-ku menderita?” bentak Soo yang membuat member lain terkejut.

“ Mianhae Soo hyung, mianhae, hiks” dan Sehun pun tidak kuasa untuk menjatuhkan air matanya.

“ Soo-ah, Hunnie keep calm please, ki—”

“— TENANG BAGAIMAN HUH? Kai-ku dalam bahaya, dia-hiks, dia sendirian, , ,” Suho lantas menepuk pundak Soo untuk menenangkannya.

Sehun menunduk.

“Hunnie, ini semua tidak sepenuhnya salahmu, arra, aku juga salah,” kata Baekhyun.

“Hyung, aku harus menyelamatkan Kai hyung,” ujar Sehun.

“Aku siap membantumu,” ujar BaekYeol hampir bersamaan.

““““““““““““““““““““`R.R“““““““““““““`

Di ruang bawah tanah, Minho dan Jonghyun sedang menatap sebuah benda berkilauan di mana terdapat 12 lambang aneh.

“Dengan ini, kita bisa melancarkan aksi kita,” kata Minho sambil mengeluarkan evil smirk milik Kyuhyun. Padahal di dorm SuJu sedang ada kehebohan karena Kyuhyun tidak kunjung menemukan evilsmirk-nya *apasih

“Darimana kau mendapatkannya? Jangan bilang dari author, ckckck, ff ini makin gaje deh.”

Pletakkk!!! *Jonghyun kena jitak author*

“Argh, oke, deh, terserah siapa aja yang ngasih yang penting aku bakal bahagia, yeyeyeye” #Author: pede banget -_-

“Kasian sekali Kai itu, dia bakalan menyengsarakan teman-temannya dan setelah itu mati dengan tragis, ckckck.”

“ Menurutmu bagaimana dengan Taemin? Mengapa kita tidak memikirkan perasaannya?” ujar Jonghyun.

Minho jadi terdiam memikirkan aksi mereka yang pasti melukai dongsaeng kesayangannya. Taemin sangat menyayangi Kai, dan dia yang membawa Kai ke dorm. Jika terjadi apa-apa pada Kai, apakah Taemin tidak menyalahkan diri sendiri?

“ Entahlah, aku berharap Taemin bisa mengerti keinginan kita, hyung-nya yang sudah bertahun-tahun hidup dan berjuang bersama dia,” jawab Minho pada akhirnya.

Tiba-tiba pintu terbuka dan memperlihatkan sosok beberapa namja.

“Wah, sepertinya kita kedatangan tamu besar,” seru Jonghyun sambil tersenyum.

~~~~~~~~to be continued~~~~~~

 

Credit : ^EXOfanfiction and Sujufanfiction^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s