Ketika EXO-K Mengudara

Author          : R.Rains (Kim Ah Ra)

Main Cast     : All Member EXO K ( M-nya libur dulu ya L)

Genre            : Pengennya comedy tapi kayaknya garing-garing waffle gitu, Brothership and Family (Intinya GAJE)

Length          : Oneshot.

Disclaimer    : Cerita milik author, walau EXO milik Tuhan dan ortunya masing-masing.

 

““““““““““““““““““““`R.R““““““““““““““““““`

Hari ini  jadwal EXO K padat merayap. Mulai dari matahari terbit di Alaska sampai matahari terbenam di Segitiga Bermuda (?) eh, nggak ding, RALAT, mulai dari jam 9 pagi hingga 9 malam. Pengen tahu apa aja kegiatannya? #enggaaak# Eh, harus mau loh!!! *maksa*

Join me! *Reader pasrah*

Di mobil

“Kita sekarang mau kemana?” tanya D.O pada sang manager. Sang manager tidak langsung menjawab karena doi lagi asik ngitungin tahi lalat di tangannya (?).

“Omoo, alhamdulillah nambah satu lagi!!! Wah, wah, bakalan ketimpa banyak rejeki nih aqyu.”

Pletakkk!!!

“Ketiban rejeki kepala loe ###, itu tuh kepercayaan kuno yang sudah nggak zaman. Lagian hyung nggak ngeri punya tahi lalat bejipun gitu. Bulu kudukku ampe berdiri semua. Cepet tutupin!” seru D.O kesal karena merasa dicuekin.

“Eh, eomma lagi sensi, atut ah,” goda Suho.

D.O langsung pasang muka garang tetap dengan mata mbelo andalannya (O_O).

“Muka loe juga bikin bulu kuduk gue merinding, tutupin tutupin!” balas manager sambil nutupin muka D.O pake tissu bekas keringatnya Kai.

“Uweeeek, uweeek.” D.O mual-mual karena bau keringat Kai yang lagi menjadi-jadi, hampir hari-H ungkap Kai (?).

“Napa loe Eom, hamil ya?” ceplos Baekhyun yang duduk di jok paling belakang sama Chanyeol tentunya.

“Emang situ pingin dedek lagi?” jawab D.O meladeni.

“Asalkan nggak seimut aku tidak apa-apa,” kata Baekhyun.

“Asalkan tidak seganteng aku juga tidak apa-apa,” tambah Chanyeol.

“Asal tidak sekharisma dan se-seksi aku, dengan lapang dada akan kuterima,” seru Kai ikutan padahal biasanya malas buka mulut kalau tidak menyangkut hal penting dan bermutu.

“Aku pengen adik cewek. Kalau appa bagaimana?” tanya Sehun pada Suho.

Suho terlihat bertampang masam. “Kyungsoo-ah, anak siapa yang kau kandung, huh? Kapan aku pernah melakukan itu padamu?” ujar Suho rada ngambek.

Semua menahan tawa. Mengapa si appa malah menganggap serius guyonan mereka.

“Apa kau tak ingat yeobo?” goda D.O sambil mengedipkan sebelah mata.

Gila, tumben D.O hyung lagi punya mood buat ngelawak gini, hahahaha,’ batin Kai. Tetapi beberapa detik kemudian dia jadi murung (???).

“Jadi kau tidak mau mengakui calon bayi ini Appa?” tambah D.O sambil mengelus perutnya. Manager juga ikut geli.

“Omoooooo, berarti member EXO bakalan nambah?” kata Suho dengan polosnya.

Semua member langsung nimpukin Suho pake kaki eh minuman masing-masing.

“EXO itu ada 12 dan akan tetap 12. We are one we are EXO,” seru Chanyeol. Semua angguk-angguk.

“Eh, masa mau kita gugurin kandungan calon dedek kalian?” kata Suho membuat semua melongo.

“AKU TIDAK HAMIL, AKU NAMJA DAN AKU NORMALLLLLLL!!!!” teriak D.O kesal membuat semua member menutup kedua lubang hidung eh, telinga mereka.

“““““““““““““““““““““““““““

Lokasi 1

Akhirnya setelah insiden kecil menuju besar itu, mereka sampai di studio Sukira Kiss The Radio. Yaps, mereka bakalan on air lagi untuk kedua kalinya ditemani dengan Ryeowook dan Sungmin SuJu tentunya.

Okay langsung aja timing dipercepat.

“Super Junior’s Kiss The Radio. . .The boys listening to music,” kata Sungmin dan Ryeowook bergantian mulai membuka sesi wawancara setelah lagu pengawal dan beberapa pembacaan iklan.

“Okeh sekarang kita kedatangan aliens yang ngaku-ngaku berjumlah 12 padahal cuma ada enam biji,” seru Ryeowook.

“Heh, ini itu yang datang cuma yang K, jadi ya cuman 6, yang enam lagi kan ada di negeri bambu sono tuh, tau kagak lu? Gimana sih, mereka kan adik bungsu. Kakak macam apa itu?” komen Sungmin.

“Astaga aku lupa, mereka EXO si dedek yang baru lahir tahun ini ya, wah, maaf, maaf, oke mari kita ulang.”

“Ini sudah on air Wookie, jadi ya nggak bisa di cut.”

“Jinjja? Omooo, jadi gimana?”

“Sudah teruskan saja hyungnim,” kata Kai.

“Baiklah, ehem, maafkan kesalahanku tadi. Di sini kita kedatangan member EXO-K, beri tepuk tangan yang meriah.”

Mereka pun mulai bertepuk tangan sambil bersuit-suit ria, bahkan suara pendengar yang ikut bertepuk tangan bisa kedengeran sampai studio (?) #khayal.

( Baekhyun : Ini reader kok nggak ikutan tepuk tangan, exotic bukan sih?

Sehun : Iya nih, ayo tepuk tangan, bboing-bboing)

#Back to plot#

“Jadi bagaimana perasaan kalian setelah menjadi bintang besar seperti ini?” tanya Sungmin.

Suho mau menjawab tetapi langsung disambar Chanyeol.

“Menjadi rookiestar yang mampu diterima oleh banyak kalangan di dunia sangatlah membanggakan hingga kami selalu bertanya apakah ini benar-benar nyata. Memang sangat melelahkan dan penuh dengan lika-liku tetapi kami akan berusaha keras agar kami tetap mampu bertahan di jantung hati dunia,” jawab Happy Virus hingga membuat yang lain tidak bisa berkata-kata karena setuju banget sama jawaban Chanyeol.

“Banyak bintang bertaburan di langit, dan kami ingin seperti bintang Sirius yang paling terang jika dilihat dari Bumi. Kalian tahukan kalau Sirius bintang kembar? Seperti itulah kami,” tambah Baekhyun. #Ini pasangan kok nggak ngelawak sih? Woi, remember! Genre comedi#

“Hyung, bukankah bintang paling terang itu Matahari?” ceplos Sehun.

Gubrakkk!!!!  Baekhyun jadi keki setengah mati, kata-kata ilmiahnya langsung tumbang oleh pernyataan si bungsu.

“Tapi karena orang sering berpikir jika matahari bukan salah satu bintang maka Sirius tetaplah bintang  paling terang,” kata D.O *cemerlang*.

Semua akhirnya mengangguk saja. Daripada ricuh.

*Author keren nggak nih bikin kata-kata? Narsis made on*

“Apa tujuan dan mimpi yang ingin kalian kejar ke depan?” tanya Ryeowook.

Suho mau menjawab tetapi keduluan Baekhyun, lagi-lagi, poor Appa.

“Kami berasal dari EXO planet yang ingin tahu kehidupan bumi. Tujuan kami, kami ingin mengetahui lebih mendalam tentang manusia melalui musik kami dan ternyata manusia itu makhluk yang lemah,” jawab Baekkie sekenanya.

“Woi, loe bicara apa? Loe kira loe bukan manusia?” seru Kai heran sama apa yang dipikirkan hyungnya itu.

“Eh, maaf aku terlalu mendalami peran MV Mama. Maklum bakal aktor top.”

“Loe mau jadi penyanyi atau pemain film sih?” tanya Suho.

“Em…….. modelling ajalah. Kata salah satu karyawan majalah, wajahku kan fresh dan tidak ngebosenin, hehe” jawan Baekkie narsis pake banget. Tapi author tetap cinta.

Dan anehnya semua tidak ada yang komen dan mengiyakan begitu saja, hahaha, memang imut sih.

“Jadi tujuan kalian apa nie?” tanya Sungmin lagi.

“Menguasai planet bumi, hohoho,” celetuk Sehun sambil bergaya pahlawan bertopeng, “eh, ani, maaf imajinasiku terlalu liar. Huhu, kami tidak bermaksud menguasai bumi tetapi menawan hati manusia agar mencintai kami karena kami membutuhkan dorongan cinta dari kalian agar pohon kehidupan planet EXO bisa hidup kembali. Benar tidak hyung?”

Tanya Thehun pada Kai dengan polosnya, tapi The Darkskin hanya masang wajah sadis. ‘Ini kenapa pada kesurupan MV Mama sih, nggak ada yang bener,’ batin Kai miris.

“Huwaaaaa……Luhan hyung aku dicibir dia,” jerit Sehun karena sikap Kai.

“Apa tuh cibir, cium bibir?” celetuk Ryeowook.

“Ada penyiar yang lain tidak? Kayaknya Ryeowook perlu di-service deh,” seru Sungmin.

“Hyung kira aku robot machine?”

neon machi chaga un machine
neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
kal gati areum da un yeoshin
neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine
neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine


(Hey Hey) Yeah, You know

eoryeo un amho geollin geunyeo mam
amudo pulji mot hage jamgin bang, Yeah

Senandung BaekYeol hingga membuat mood mereka naik lagi.

Tujuan kami untuk tahun ini adalah penghargaan Rookie. EXO-K akan bekerja lebih keras dalam kegiatan promosi. Kami akan menunjukkan kerja keras dengan menanggapi cinta yang begitu besar yang telah kalian berikan kepada kami dan kami akan selalu menjadi EXO-K yang sederhana. Kami akan menjadi grup keren yang tidak akan kehilangan akarnya dan selalu sopan.

Ini jawaban asli uri leader lho. Kita doain moga emang merekalah yang akan mendapat penghargaan Rookie of the year. Berdoa mulai!

Oke cukup.  (Suho dkk : Gamsahamnida Exotics *bow*)

“Oke, pertanyaan selanjutnya, apakah sejauh ini ada problem atau masalah (sama aja kalee) hingga membuat kerukunan kalian sering goyah?”

Suho mau membuka mulut dan akhirnya memang bisa menjawab karena member yang lain masih mikir-mikir.

“Tentu saja ada, karena 6 orang dengan sifat yang berbeda disatukan pasti banyak menimbulkan percekcokan, tetapi dengan itu pulalah kita bisa lebih saling mengerti dan menyayangi satu sama lain.”

“Ne, itu memang benar,” kata Sungmin setuju. “Suho, bisakah kau ceritakan beberapa masalah yang pernah terjadi?”

“Em……..baiklah, pernah suatu ketika, ketika kami sedang di dorm pasca latihan dan lagi laper-lapernya, Chanyeol menumpahkan sup yang baru saja dimasak oleh eomma eh maksudku D.O *hayo si appa keceplosan lihat tuh, pipi eomma jadi merah, wkwkwk, oke lanjut* Hal itu membuat Eom-eh D.O jadi marah hingga dia akhirnya uring-uringan. Melihat Chanyeol yang tidak berkutik dibentak-bentak begitu, akhirnya Baekhyun pun menangis. Aku tidak bisa melupakan kejadian itu hingga kini.”

“Jinjja, benar begitu D.O-ah?”

“Ne, hehe. . . waktu itu kami sudah sangat lelah dan lapar, tetapi happy virus ini malah menjatuhkan masakan yang baru aku buat dengan sisa tenaga yang aku punya. Dia hyung-ku dan aku malah memarahinya habis-habisan. Lucunya si beBaek itu malah menangis, dialah yang membuatku sadar bahwa aku keterlaluan. Maafkan aku hyungdeul.”

“Hhehe, entah apa yang aku pikirkan tetapi melihat pertengkaran sesama member EXO membuatku tidak tahan untuk menangis karena hatiku benar-benar sakit,” komen Baekhyun #eh kok jadi nggak komedi lagi sih#

“Waaa, mengharukan sekali. Aku tidak menyangka kau bisa seperti itu D.O-ah”

“Waktu itu aku sedang capek dan lapar. Tapi Suho hyung juga pernah seperti itu.”

Woa, ayo balik ke Appa EXO-K. Lihat mukanya terlihat terkejut, wkwkwkwk, balasan dari si eomma.

“Waktu itu aku capek dan ingin tidur tetapi tak pernah bisa karena teriakan si couple BaekYeol yang lagi-lagi kumat. Kalian pasti juga tidak akan tahan jika satu dorm dengan mereka.”

Lagi-lagi BaekYeol bersaudara, ckckck, kasian mereka sekarang menunduk sedih.

“Baekhyun bahkan pernah membuat Sehun menangis, mau tidak mau aku sebagai guardian memarahinya tetapi tidak sadar kalau aku terlalu over hingga Baekhyun ngambek tidak mau berbicara padaku hingga tiga hari. Bahkan Sehun yang tadinya aku bela jadi ikutan memusuhiku. Ck, dasar anak bungsu #ea, keceplosan lagi ini uri Appa# Tapi aku menyadari jika EXO tanpa couple ini, pasti akan kurang berwarna. Mereka terkadang usil tetapi kunci mood kami juga ada pada mereka.”

Baekhyun dan Chanyeol saling pandang lalu saling lempar senyum dan pada akhirnya mereka berpelukan.

“Uwaaaa……kirain kita bakalan dikeluarkan dari EXO,” teriak Baekhyun.

“He em ternyata kita hebat juga, kita memang happy virus dan mood maker eternal, hidup BaekYeol” teriak mereka terharu sedang beberapa pasang mata yang memandang mereka ber-rolling eyes bersama-sama, hanya Ryeowook dan Sungmin yang tidak, mereka juga merasa terharu.

“Oke lanjut, menurut kalian, apa kelebihan kalian dari Boyband lain?”

Kalian pasti sudah tahu jawaban asli dari Chanyeol-shi. “Setiap grup idola memiliki perwakilan visual tetapi kami, EXO-K semua member adalah perwakilan visual. Ini adalah neraka semut yang membuat kalian tidak bisa lepas.” Memang ada benarnya juga, author mengakui.

“Hyung, emang semut punya neraka ya? Kasian padahal mereka kan imut nan baik hati. Mengapa dunia begitu kejam?” komen Sehun.

Kai menepuk jidatnya. “Sehun sayang, mending kamu diam aja ya,” kata the darkskin selembut mungkin.

“APA KAMU? Beraninya sama aku. Udah ngerebut posisi leader dancer dariku, trus ngerebut bagian rap-ku, ikutan jadi couple Luhan hyung, foto disisi Lulu hyung-ku, SEKARANG MAU APA LAGI? BELUM PUAS HUH?” seru Sehun emosi. Ternyata Sehun juga bisa marah saudara.

Kai membatu, sedangkan yang lain menganga selebar-lebarnya. Mereka juga shock dengan curhatan magnae mereka.

“APA KAMU NGGAK SADAR ATAU PURA-PURA TIDAK TAHU? KAU ITU PENJILAT!”

JLEPPP!!! Kalimat itu benar-benar menohok sampai menembus kulit hitam Kai menuju ke dalam hati yang terdalam.

“Mi-mian Sehun, a-aku tidak sengaja, hiks, ini semua diluar kendaliku. A-aku, hiks,hiks. A-aku….”

Sehun mau tidak mau menyesali perkataannya dan malah ikut mewek.

“Tidak Kai hyung, hiks, kau memang pantas mendapatkannya. Aku memang selalu kalah darimu”

“Itu tidak benar, Hunnie, Kau lebih ganteng dan manis”

“Aku tahu (?) tapi hanya itu saja”

“Fans mu juga lebih banyak”

“Jinjja? Apa yang mereka suka dari aku? Apa? Mereka hanya bersimpati saja”

“Tidak Hunnie, tanpa kau, kita bukanlah EXO. Salah jika orang berkata, tanpa kau EXO akan ada yang kurang, yang benar, tanpa kau EXO tidak akan pernah ada.” (So Sweet…….)

Dan pada akhirnya semua pada termehek-mehek. Malah cairan anget sampai keluar dari idung author #euh banget#

“Oke, hiks, mau terusin nggak nie?” tanya Ryeowook. Lanjoooootttt!!!!!!

“EXO kan ada dua, pernah tidak kalian merasa saingan?”

Tidak, Mereka adalah setengah dari diri kami. Karena kami dalam satu tim. Menurutku kita dapat menyebut mereka sebagai refleksi kami di air atau pun di cermin?? Kami sedang melakukan apa yang kami bisa lakukan di Korea dan Cina, tapi aku pikir kami bisa lebih melakukan yang terbaik di atas panggung bersama-sama (Jawaban asli ngutip)”

“Tapi dari dasar hatiku paling dalam, menurutku EXO-M lebih baik dari kami,” celetuk Kai.

“Mengapa bisa begitu?”

“Hanya perasaanku saja,” jawab Kai enteng membuat kedua penyiar keki.

“Yaps, sekarang adalah sesi calling-calling bias. Bagi yang mau tau sesuatu tentang bias kalian bisa kalian hubungi nomor HP bias kalian masing-masing” Gubrakkk!!!

“Just kidding friends. Okey kalian bisa hubungi nomor kami, masih belum diganti kok.”

Gin silyeon-e deo gip-eojyeo nadawojyeo

Ijen Upgrade da-eum dangyelo naga oh

Baru beberapa detik sudah terdengar nada dering dari telepon Sukira Radio.

“Eh, nada dering macam apa ini?. . . . tapi aku kok kayak tahu lagu ini,” ujar Ryeowook.

“Ini lagu kita Wookie, Sexy, Free & Single. Kau tahu siapa yang menyanyi?” Ryeowook terlihat berpikir. “KAU!!!” seru Sungmin kesal dan kalian tahu apa jawaban Wookie “Oh”!_!

“Udah jangan ribut hyungnim, kasian penelponnya,” kata D.O bijak.

“Huyuuuu, ini siapa dan dimana serta mau apa, mengapa dan bagaimana?” seru Baekhyun mengambil alih.

“Hal-loh, ini aku,”

“Oh kamu, iya, iya, btw, siapa ya?”

“Aku?”

“He em, nuguseyo?”

“Aku Oh EunHwang,”

“Kalau butuh hUANG jangan hubungi nomor ini, terima kasih,” kata Baekhyun langsung menutup telepon pegitu saja.

Semua melongo memperhatikan tingkah namja yang satu ini.

Tiba-tiba suara Wookie kembali terdengar *nada dering*. Kali ini Sungmin yang menjawab agar tidak ada insiden salah dengar kayak tadi.

“Annyeong, aku Oh Se Hee (teman author mejeng). Aku mau  tahu menurut kalian dari semua member EXO-K siapa yang paling multitalent? Xie xie *ini orang mana sih?*”

“Cheonmaneyo, jadi siapa yang mau menjawab?”

“Menurutku yang paling multitalent adalah Baekhyun hyung soalnya dia bisa nyanyi, nge-rapp, dance bahkan membuat dorm berantakan dalam waktu sedetik pun bisa,” jawab D.O

Baekhyun yang awalnya masem-mesem gaje langsung merengut.

Aku pikir D.O lah yang paling multitalent, soalnya dia itu manusia serbaguna, dia tidak sepenuhnya baik dalam satu hal saja, tetapi dia juga baik di berbagai hal. Ini sangatlah baik tapi sayangnya tidak ada yang menonjol satupun, ujar Baekhyun balas dendam, D.O langsung menatap Baekhyun dengan mata mbelo andalannya O_O. (Ini perkataan asli tapi aku tidak tahu siapa yang ngomong).

Adegan saling menatap garang antara BaekD.O langsung terpotong oleh nada dering Wookie, lagi!

“Wah, ada telpon masuk lagi”

“Assalamu’alaikum. Aku Rere (sekarang author eksis) dari Indonesia,”

“Waooooo, kereeeeen dari Indonesia coy”

“Eh, jawab salam dulu. Wa’alaikumsalam.” Jawab mereka serentak

“Aku mau tanya, sebenarnya apa peran kalian masing-masing dalam group EXO? Wassalam.”

“Oke mari dari Ketua dulu.”

“Ne, ngomong-ngomong tadi kok belum perkenalan ya?” ujar Suho.

“Oh iya, ya, kita gimana sih,” kata Wookie pada Sungmin.

“Ya udah kalian sama perkenalan diri juga aja, kan belum terlambat.”

“Ba-ik, Annyeong-haseyo, Leader Suho imnida. Sebelum debut, aku bertanggung jawab sebagai juru bicara tim tetapi sepertinya para dongsaeng begitu baik dalam hal berbicara jadi aku kehilangan tempatku. Aku akan lebih baik lagi dalam mengorganisir dan menjadi pilar pendukung EXO-K.”

“Baekhyun imnida, aku merupakan main vocal dan mood maker di dorm. Apalagi ya?” tanyanya pada yang lain.

Baekhyun hyung termasuk dalam jajaran tetua di grup EXO tetapi hyung juga merupakan maskot kelucuan,” tambah Sehun dengan suara imyuoet.

Baekkie adalah orang yang paling sering bicara dan menimbulkan suara-suara bising,” tambah Suho.

Dia berisik dari malam sampai pagi. Dia berkeliling-keliling sambil berseru ‘Ah~’,” sahut Chanyeol dengan ekspresi menggelikan.

“Aish, sepertinya memang begitu,” kata Baekhyun pasrah.

Annyeong, Chanyeol imnida, bagianku adalah menawan wanita dengan suaraku, hehe bercanda. Peranku sebagai rapper. Aku yang dulu jadi model di MV Genie Japanese lho. Di situ aku masih imut-imut nggak kalah sama Afika si Oreo. Sekarang aku tumbuh menjadi pria dewasa setampan Lee Min Ho + Kris EXO-M. Tao dan Lay hyung jangan cemburu ya J

Semua pada mencibir kecuali Penyiarnya tentu saja.

“Sekarang giliranmu Kyungsoo,” kata Suho langsung disambut suit-suit sama member yang lain. Kasian Sungmin sama Ryeowook nggak mudeng. Kai? Kai biasa aja, tetap cuek walau agak cemburu juga. Gimana sih?

“D.O imnida. Peranku juga sebagai main vocalist, pekerjaan sambilanku adalah asisten Suho mengurusi keempat member yang kelakuannya kayak setan dan selalu menyuruh-nyuruhku untuk melakukan apa yang mereka minta. Nasibku bertambah buruk ketika mereka malah memanggilku eomma. Untuk ibu kandung mereka tolong jangan cemburu dan salah paham karena kami masih waras. Benarkan anak-anak?”

“Tentu saja…….Eomma,” seru mereka semangat kecuali Kai yang setengah-setengah. Diakan nggak cocok dapat peran yang kekanak-kanakan. Cool.

“Kai imnida, aku adalah main dancer. . .bersama Sehun tentunya *nggak ingin buat Sehun sedih lagi* dan rapper. . .juga bersama Sehun dan Chanyeol hyung. Selain itu, aku disebut-sebut mendapat peringkat satu dalam member berkharisma, sombong sih enggak tapi pamer aja. Em. . . aku nggak bisa aegyo, aku kan manly,” kata Kai sambil mengutip perkataan Taemin. “Aku bertanggung jawab dalam hal keseksian di grup EXO-K, Pada awalnya aku menentang, tapi sekarang aku menerimanya dan mulai mengikuti sisi keseksianku.

“Kau memang terlihat seksi Kai,” ujar Sungmin sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Uwaaaa. . .aku jadi pengen gelap hyung, ada nggak produk penggelap kulit?” seru Ryeowook.

Tiba-tiba ada telepon masuk. “Hallo ini Key, aku punya produk penggelap kulit lho hyung.”

“Jinjja??? Aku mau. . . Aku mau. . .”

“Boleh asal nanti mampir ke dorm sambil bawa ayam goreng kesukaan Onew hyung dan Susu pisang untuk si kecil Mimin.”

“Wokey. . . siplaaah. . .” seru Ryeowook senang. Sambungan pun terputus.

“Oke, sekarang kita ke sesi berikutnya,” lanjut Wookie.

Pletakkk!!!

Ryeowook mendapat jitakan dari Sungmin.

“Kau bisa ngitung kagak sih? Kan yang cuap-cuap baru 5. Berarti ada yang belum donk,” kata Sungmin kesal.

“Okey, sekarang giliran adik bungsu SMEnt,” seru Ryeowook tanpa merasa bersalah, kaninnocent gitu.

“Aku magnae EXO-K Sehun imnida. Em, peranku sebagai magnae, dancer dan rapper, Aku terpilih sebagai member terlucu nan imut tetapi menurutku, aku ini tidak lucu. Aku tidak suka disebut lucu, aku mau disebut keren. Saranghamnida.”

Semua menahan tawa.

“Dia juga visual resmi kami,” kata Chanyeol.

Sangatlah tidak tepat menyebut diriku sebagai visual ketika hyung sekalian lebih tampan. Aku memiliki punggung yang panjang kata Sehun merendah.

“Eh, iya sebelum aku lupa para Noona tidak diizinkan memanggilku oppa. Kalau memanggil seperti itu ke Kai hyung baru boleh, iya kan hyung?”

“Terserah kau saja.”

Tiba-tiba ada telepon masuk.

“Oppa, oppa, yeoboseyo Kai oppa,” seru Sulli

“Besok Si biSul kita bully yuk,” ajak Kai.

“Ogah ah, hati-hati hyung, nanti dimarahin Taemin hyung lho,” kata Sehun.

“Kurebut Taemin hyung darimu baru tahu rasa kau, biSUL” seru Kai dan telepon dari Sulli tiba-tiba terputus. (Jangan salah sangka fans Sulli, author suka semua member f(x) kok)

Krik krik~~~

“Eh, kok udah jam sembilan malam ya?…..Kita 12 jam mengudara donk. Astaga makanya kepalaku pusing dan berasa mabuk udara,” kata Wookie sekali lagi dengan innocent-nya.

“Eh, memang kita terbang. Kita itu on air bukan mengudara kayak burung.”

“Astaga!!! Krim penggelap kulitku bagaimana? Key masih mau ngasih ke aku nggak ya, aku belum beli ayam sama susu pisang.”

“Kalau begitu kita sudahi saja. Untuk member EXO-K adakah sesuatu yang ingin kalian sampaikan?”

“Untuk exo-tic yang belum disahkan oleh pihak SMEnt, tetaplah bersama kami. Kami akan membalas cinta dari kalian dengan kerja keras dan tampil menjadi yang terbaik.”

“Untuk kakak-kakak kami, tolong akui kami jadi adik. Kita tidak bersaing tetapi bersama-sama entertain dunia, karena kita adalah saudara satu managemen.”

Mak Jlubb! Ternyata ada artis SMEnt yang merasa disindir tetapi tentu saja bukan Ryeowook dan Sungmin. Lalu siapa? *jangan tanya author, author hanya ngetik*

“““““““““““““““““““““““““““`

“Wuih, akhirnya kelar juga. Sekarang kemana kita?” tanya D.O pada sang manager.

“Kau seperti D.Ora sungguhan, hahaha, setelah kita melewati jembatan, kemana kita?” seru Kai yang lagi goodmood.

“Jika aku D.Ora kau Boot-nya,” bentak D.O

“Wahahahahaha,” tawa HunBaekYeol.

“Aku tidak menyangka Kai suka nonton D.Ora hingga tahu apa yang biasanya dikatakan Dora,” kata Suho.

“Aku rela jika aku memang harus jadi Boot agar bisa selalu menjaga D.Ora” kata Kai tiba-tiba.

Eh?

“Apa maksudmu Kai,” tanya D.O tak mengerti.

“Tidak apa-apa lupakan, hehe” jawab Kai dengan senyum yang dipaksakan.

Sampailah mereka di dorm. Tenyata jadwal mereka yang katanya padat merayap hanya mereka habiskan di satu tempat.

Ya udah ya, sekian berita dari saya. Kurang lebihnya saya mohon maaf.

“KAI TUNGGU,” teriak D.O (Eh, kok belum selesai nih ff?)

Kai berhenti dan membalikkan tubuhnya menghadap sang eomma.

“Kai apa maksud omonganmu tadi?”

Kai tersenyum, sebuah senyum kepedihan.

“Andai kata aku bukan anakmu…..andai kata aku lebih tua darimu……andai kata kau belum punya Suho-hyung, aku pasti akan menjadikan kau menjadi milikku, dan akan kujaga serta tak akan kulepaskan hingga pintu immortal memisahkan kita.”

D.O sangat terkejut, benar-benar shock.

“KaiD.O tak pernah ada. Sejak awal aku memang tercipta untuk sendiri, bukankah begitu?” Kai menghela nafas panjang. “Eomma, walau aku menyayangimu, aku tak akan pernah menjadi Sangkuriang yang akan menikahi ibunya tetapi aku akan menjadi Ganesha yang siap mati untuk menjaga sang ibu.”

Mata mbelo D.O mulai berkaca-kaca. Dia tidak tahu apa yang seharusnya dia lakukan. Tiba-tiba. . .

Gleeepp! Kai sudah memeluk tubuh D.O.

“Jangan menangis, kumohon. Aku akan merutuki diriku sendiri jika ada setetes kristal jatuh dari matamu karena diriku,” kata Kai, dia juga sedang menahan agar air mata tak jatuh dari kedua matanya.

“Cut, cut” teriak seseorang dan tepuk tangan menggema dari seluruh penjuru ruangan.

“Ckck, hebat amat kalian, aku jadi pengen nangis, hiks” kata Baekkie dan langsung dipeluk Chanyeol.

Ternyata mereka lagi di lokasi kedua, syuting sebuah mini drama yang nggak jelas sama seperti ff ini.

Semua terlihat puas, tetapi ternyata ada juga yang sedang membakar diri karena adanya api cemburu di hatinya. Siapa lagi jika bukan Si Appa.

Ah udah ah, sepertinya ada cinta segitiga. Besok aja dilanjutkannya, hahaha *Author semena-mena, maklum makin kesini makin stress*

Thanks for read, semoga g’ bikin ilfeel sama biasnya.

 

Credit : EXO Fanfiction

One thought on “Ketika EXO-K Mengudara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s